<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>HarryMahardhika.com &#187; web development</title>
	<atom:link href="http://harrymahardhika.com/tag/web-development/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://harrymahardhika.com</link>
	<description>Blog About Internet and Computer Related Things with Slight Detour to Some Other Things</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Jun 2010 12:14:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
		<item>
		<title>Menggunakan Google Fonts</title>
		<link>http://harrymahardhika.com/menggunakan-google-fonts/</link>
		<comments>http://harrymahardhika.com/menggunakan-google-fonts/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 11:32:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harrymahardhika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[css]]></category>
		<category><![CDATA[font]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[how to]]></category>
		<category><![CDATA[web development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harrymahardhika.com/?p=485</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu Google meluncurkan layanan barunya yaitu Font Directory dan Font API. Dengan diluncurkannya layanan tersebut berarti pengguna bisa menggunakan beragam font secara legal tanpa harus menginstall font tersebut di sistem. Ada 18 fonts baik serif, sans-serif, script dan fixed-width yang disediakan (dan akan bertambah) dengan lisensi open source. Bagi saya pribadi, saya terkadang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu lalu Google meluncurkan layanan barunya yaitu <a href="http://code.google.com/webfonts">Font Directory</a> dan <a href="http://code.google.com/apis/webfonts/">Font API</a>. Dengan diluncurkannya layanan tersebut berarti pengguna bisa menggunakan beragam font secara legal tanpa harus menginstall font tersebut di sistem. Ada 18 fonts baik serif, sans-serif, script dan fixed-width yang disediakan (dan akan bertambah) dengan lisensi open source.<span id="more-485"></span></p>
<p>Bagi saya pribadi, saya terkadang bosan dengan tampilan web yang fontnya begitu-begitu saja. Kalau ingin bereksperimen menggunakan typeface yang tidak umum, belum tentu di mesin lain font tersebut terinstall. Belum lagi mencari fallback-font yang serupa demi konsistensi tampilan. Jika menggunakan layanan seperti <a href="http://typekit.com/">Typekit</a>, sudah pasti saya belum kuat membayar dan belum mau dipusingkan dengan tagihannya <img src='http://harrymahardhika.com/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Setelah <a href="http://code.google.com/apis/webfonts/docs/getting_started.html">baca-baca</a>, ternyata tidak sulit untuk menggunakannya. Ada 3 cara untuk menggunakan Google Font.</p>
<ol>
<li>Dengan menggunakan tag &lt;link&gt;.</li>
<li>Dengan menggunakan @import.</li>
<li>Dengan menggunakan JavaScript WebFont Loader.</li>
</ol>
<h3>Menggunakan tag &lt;link&gt;</h3>
<p>Cara ini sangat mudah, Anda hanya perlu menambahkan baris berikut di dalam tag &lt;head&gt; pada dokumen HTML Anda.</p>
<pre class="brush:html">&lt;link rel="stylesheet" type="text/css" href="http://fonts.googleapis.com/css?family=Droid+Sans:regular,bold"&gt;
</pre>
<p>Setelah itu definisikan font-family pada selector yang bersangkutan.</p>
<pre class="brush:html">&lt;html&gt;
&lt;head&gt;
  &lt;link rel="stylesheet" type="text/css" href="http://fonts.googleapis.com/css?family=Droid+Sans:regular,bold"&gt;
  &lt;style&gt;
    h1 {
      font-family: 'Droid Sans', serif;
      font-size: 48px;
    }
  &lt;/style&gt;
&lt;/head&gt;
&lt;body&gt;
  &lt;h1&gt;Hello World!!&lt;/h1&gt;
&lt;/body&gt;
&lt;/html&gt;</pre>
<h3>Menggunakan @import</h3>
<p>Cara ini pada dasar mirip dengan penggunaan tag &lt;link&gt; diatas, hanya saja pemanggilan font dilakukan di dalam file CSS. Tambahkan baris berikut pada file CSS Anda.</p>
<pre class="brush:css">@import url(http://fonts.googleapis.com/css?family=Droid+Sans:regular,bold);</pre>
<p>Setelah itu definisikan font-family pada selector yang bersangkutan seperti biasa. Perlu diingat bahwa penggunaan @import wajib diletakkan pada bagian awal dari file CSS sebelum pendefinisian style untuk selector.</p>
<h3>Menggunakan JavaScript WebFont Loader</h3>
<p>Untuk yang satu ini agak ribet dan memusingkan. Pada saat menulis post ini saya juga sedang berusaha keras untuk memahaminya. Jika Anda betul-betul tertarik dan penasaran silahkan baca <a href="http://code.google.com/apis/webfonts/docs/webfont_loader.html">di sini</a> <img src='http://harrymahardhika.com/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Well, that&#8217;s it. Untuk baca-baca silahkan menuju <a href="http://code.google.com/webfonts">ke sini</a> dan <a href="http://code.google.com/apis/webfonts/">ke situ</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harrymahardhika.com/menggunakan-google-fonts/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Setup ApacheMySQLPHP + PHPMyAdmin di Ubuntu</title>
		<link>http://harrymahardhika.com/setup-apache-mysql-php-phpmyadmin-di-ubuntu/</link>
		<comments>http://harrymahardhika.com/setup-apache-mysql-php-phpmyadmin-di-ubuntu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 May 2010 12:35:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harrymahardhika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[apache]]></category>
		<category><![CDATA[mysql]]></category>
		<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[web development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harrymahardhika.com/?p=453</guid>
		<description><![CDATA[Sejak pertama mengenal XAMPP saya selalu bergantung kepadanya untuk local web development. Namun, setelah beralih ke Ubuntu Lucid 64 bit maka saya tidak dapat lagi bergantung pada XAMPP karena tidak tersedianya versi 64 bit. Walaupun memungkinkan untuk menggunakan XAMPP 32 bit dengan ia32-libs, saya lebih memilih untuk menggunakan Apache2 dan teman-temannya. Alasan utamanya adalah untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak pertama mengenal <a id="aptureLink_rBYFNTeYgW" href="http://en.wikipedia.org/wiki/XAMPP">XAMPP</a> saya selalu bergantung kepadanya untuk local web development. Namun, setelah beralih ke <a id="aptureLink_EahL2ft4Ok" href="http://en.wikipedia.org/wiki/List%20of%20Ubuntu%20releases#Ubuntu_10.04_LTS_(Lucid_Lynx)">Ubuntu Lucid 64 bit</a> maka saya tidak dapat lagi bergantung pada XAMPP karena tidak tersedianya versi 64 bit. Walaupun memungkinkan untuk menggunakan XAMPP 32 bit dengan <strong>ia32-libs</strong>, saya lebih memilih untuk menggunakan Apache2 dan teman-temannya. Alasan utamanya adalah untuk membiasakan diri dengan pola dan cara kerja <a id="aptureLink_MKQpJR2JFj" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Web%20hosting%20service">hosted webserver</a>. Let&#8217;s get started&#8230;<span id="more-453"></span></p>
<p><strong>Install Apache2</strong></p>
<pre class="brush:bash">sudo apt-get install apache2</pre>
<p><strong>Install PHP</strong><br />
<strong> </strong></p>
<pre class="brush:bash">sudo apt-get install php5 libapache2-mod-php5</pre>
<p><strong>Install MySQL</strong><br />
Pada tahap peng-<em>install</em>-an MySQL anda akan diminta untuk memasukkan password untuk root user MySQL.</p>
<pre class="brush:bash">sudo apt-get install mysql-server</pre>
<p><strong>Install PHPMyAdmin</strong><br />
Pada tahap ini anda akan diminta untuk memasukkan user dan password untuk PHPMyAdmin. Masukkan  user dan password yang Anda definisikan pada saat peng-<em>install</em>-an MySQL.</p>
<pre class="brush:bash">sudo apt-get install libapache2-mod-auth-mysql php5-mysql phpmyadmin</pre>
<p>Agar phpMyAdmin dapat diakses melalui <strong>http://localhost/phpmyadmin</strong>, edit file <strong>/etc/apache2apache.conf</strong>.</p>
<pre class="brush:bash">sudo gedit /etc/apache2/apache2.conf</pre>
<p>Tambahkan baris berikut pada bagian akhir file tersebut.</p>
<pre class="brush:plain">Include /etc/phpmyadmin/apache.conf</pre>
<p>Jangan lupa untuk me-<em>restart</em> service Apache2 dan MySQL.</p>
<pre class="brush:bash">sudo /etc/ini.t/apache2 restart</pre>
<pre class="brush:bash">sudo /etc/ini.t/mysql restart</pre>
<p>That&#8217;s it! LAMP stack sudah terinstall sepenuhnya di Ubuntu.</p>
<p><strong>Root Directory</strong><br />
Root directory dari web server berada di <strong>/var/www</strong>. Untuk mencobanya, buat sebuah file dengan kode php sederhana di root directory tersebut, misal: <strong>test.php</strong>.</p>
<pre class="brush:php">&lt;?php phpinfo();?&gt;</pre>
<p>Kemudian akses file tersebut melalui <strong>http://localhost/test.php</strong>.</p>
<p><strong>Enabling mod_rewrite (Optional)</strong><br />
Jika Anda menggunakan <strong>.htaccess</strong>, maka Anda membutuhkan konfigurasi <em> </em><strong>mod_rewrite</strong>. Pertama Anda harus meng-<em>enable</em> modul tersebut.</p>
<pre class="brush:bash">sudo a2enmod rewrite</pre>
<p>Kemudian edit file <strong>/etc/apache2/sites-enabled/000-default</strong>.</p>
<pre class="brush:bash">sudo gedit /etc/apache2/sites-enabled/000-default</pre>
<p>Perhatikan konfigurasi <strong>AllowOverride none</strong>, ubah konfigurasi tersebut menjadi <strong>AllowOverride all</strong>.</p>
<pre class="brush:plain">&lt;Directory /&gt;
  Options FollowSymLinks
  AllowOverride all
&lt;/Directory&gt;
&lt;Directory /var/www/&gt;
  Options Indexes FollowSymLinks MultiViews
  AllowOverride all
  Order allow,deny
  allow from all
&lt;/Directory&gt;
</pre>
<p>Jangan lupa untuk kembali me-restart service Apache2 dan MySQL.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harrymahardhika.com/setup-apache-mysql-php-phpmyadmin-di-ubuntu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Validatious 2.0: Validasi Form dengan Javascript</title>
		<link>http://harrymahardhika.com/validatious-2-0-validasi-form-dengan-javascript/</link>
		<comments>http://harrymahardhika.com/validatious-2-0-validasi-form-dengan-javascript/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 20:06:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harrymahardhika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[JavaScript]]></category>
		<category><![CDATA[web development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harrymahardhika.com/?p=437</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu elemen penting yang seringkali ditemui dalam membangun aplikasi web adalah form. Elemen ini digunakan sebagai antarmuka untuk memasukkan data-data yang nantinya akan disimpan di dalam database. Satu hal yang tidak dapat dilepaskan dari form ini adalah validasi. Validatious 2.0 adalah library JavaScript yang dapat membantu anda dalam melakukan validasi secara unobtrusive. Validatious 2.0 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu elemen penting yang seringkali ditemui dalam membangun aplikasi web adalah <a id="aptureLink_0yYjc6vcCv" href="http://en.wikipedia.org/wiki/HTML%20form"><em>form</em></a><strong>. </strong>Elemen ini digunakan sebagai antarmuka untuk memasukkan data-data yang nantinya akan disimpan di dalam <em>database</em>. Satu hal yang tidak dapat dilepaskan dari <em>form</em> ini adalah <strong>validasi</strong>.<span id="more-437"></span></p>
<p><a href="http://validatious.org/">Validatious 2.0</a> adalah <em>library</em> JavaScript yang dapat membantu anda dalam melakukan validasi secara <a id="aptureLink_XfdMhGHbTA" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Unobtrusive%20JavaScript"><em>unobtrusive</em></a>. Validatious 2.0 tidak tergantung pada <em>library</em> JavaScript tertentu <em>(standalone) </em>dan dapat dengan mudah digunakan. Selain menawarkan kemudahan penggunaan dan <a href="http://validatious.org/learn/features/core/custom_validators">kustomisasi</a>, Validatious 2.0 juga memungkinkan untuk digunakan berbagai web browser seperti IE6+, Firefox 2.0+, Opera 9.5+, Safari 3.0+ dan Chrome.</p>
<p><em>Library</em> JavaScript besutan <a href="http://cjohansen.no/">Christian Johansens</a> juga mendukung penggunaan multi-bahasa. Validatious 2.0  ditawarkan dengan <a id="aptureLink_c3Rs26VuXw" href="http://en.wikipedia.org/wiki/BSD%20License">lisensi BSD</a> . Untuk demo silahkan menuju <a href="http://validatious.org/learn/examples/registration_html" target="_blank">kesini</a> dan <a href="http://validatious.org/download/latest" target="_blank">kesitu</a>. <img src='http://harrymahardhika.com/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harrymahardhika.com/validatious-2-0-validasi-form-dengan-javascript/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- This Quick Cache file was built for (  harrymahardhika.com/tag/web-development/feed/ ) in 0.26634 seconds, on Jul 30th, 2010 at 9:16 pm UTC. -->
<!-- This Quick Cache file will automatically expire ( and be re-built automatically ) on Jul 30th, 2010 at 10:16 pm UTC -->