<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>HarryMahardhika.com &#187; twitter</title>
	<atom:link href="http://harrymahardhika.com/tag/twitter/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://harrymahardhika.com</link>
	<description>Blog About Internet and Computer Related Things with Slight Detour to Some Other Things</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Jun 2010 12:14:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
		<item>
		<title>Facebook Status Update via Twitter dan Plurk</title>
		<link>http://harrymahardhika.com/facebook-status-update-via-twitter-dan-plurk/</link>
		<comments>http://harrymahardhika.com/facebook-status-update-via-twitter-dan-plurk/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2008 09:42:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harrymahardhika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[how to]]></category>
		<category><![CDATA[plurk]]></category>
		<category><![CDATA[social]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harrymahardhika.com/?p=214</guid>
		<description><![CDATA[Bagi sebagian besar pengguna Facebook status digunakan sebagai salah satu cara untuk menggambarkan apa yang sedang dilakukan, menggambarkan suasana hati dan semacamnya. Tentu saja tidak ada salahnya karena memang namanya "Status" yang formatnya [Your Name] is [bla bla bla] (misal: Harry is Facebooking).]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi sebagian besar pengguna <a href="http://facebook.com/">Facebook</a> status digunakan sebagai salah satu cara untuk menggambarkan apa yang sedang dilakukan, menggambarkan suasana hati dan semacamnya. Tentu saja tidak ada salahnya karena memang namanya &#8220;<strong>Status</strong>&#8221; yang formatnya <em>[Your Name] is [bla bla bla]</em> (misal: Harry is Facebooking).<span id="more-214"></span></p>
<p>Status ini cenderung akan menarik user lain untuk memberikan komentar terhadap status tersebut. Apalagi jika status tersebut mengandung daya tarik yang menyebabkan orang lain jadi penasaran dan melahirkan keingintahuan yang mendalam. Hal inilah yang belakangan menjadi sangat populer, terinspirasi dari service microblogging seperti <a href="http://twitter.com/">Twitter</a>, <a href="http://plurk.com/">Plurk</a>, <a href="http://jaiku.com/">Jaiku</a>, <a href="http://kronologger.com/">Kronologger</a> dan <a href="http://www.honeytechblog.com/top-250-list-of-twitter-clones-sites/">masih banyak lagi yang lainnya</a>.</p>
<p>Twitter adalah sebuah service dengan konsep yang sederhana, satu pertanyaan yang mampu mengubah dunia, <strong>&#8220;What are you doing now?&#8221;</strong>. Sedangkan Plurk lebih luas lagi karena user dapat menambahkan kondisi-kondisi tertentu (is, was, has, thinks, wonders, dst.). Plurk juga terasa lebih menarik karena adanya <strong><a href="http://www.plurk.com/Help/karmaHelp">Karma</a></strong>. Karma inilah yang membuat  <em>Plurkers</em> menjadi tertantang untuk selalu aktif <em>Plurking. </em>Bahkan sampai &#8220;Kalo gak ngePlurk sepertinya ada yang kurang hari ini&#8221;.</p>
<p>Menurut saya, untuk saat ini Plurk di Indonesia lebih populer daripada Twitter. Tapi tidak ada salahnya menggunakan Twitter juga karena pada dasarnya kedua service ini cara kerjanya mirip dan sama-sama bisa digunakan untuk meng-update status di Facebook.</p>
<h3>Update via Twitter</h3>
<p><strong>1. Pastikan Anda login dulu di account Twitter dan Facebook agar proses berikutnya lebih mudah.</strong></p>
<p><strong>2. Click menu Settings</strong></p>
<p><img style="border: 0px none;" src="http://harrymahardhika.com/wordpress/images/FacebookStatusUpdateviaTwitterdanPlurk_10D18/twitter01_thumb.png" border="0" alt="twitter01" width="524" height="121" /></p>
<p>Kemudian pada tab <strong>Account, </strong>click link <strong>&#8220;You can also add Twitter to your site here&#8221; </strong>yang terletak tepat di bawah field <strong>More Info URL</strong>.</p>
<p><img style="border: 0px none;" src="http://harrymahardhika.com/wordpress/images/FacebookStatusUpdateviaTwitterdanPlurk_10D18/twitter02_thumb.png" border="0" alt="twitter02" width="524" height="85" /></p>
<p><strong>3. Pilih Facebook untuk menampilkan update dari Twitter.</strong></p>
<p><img style="border: 0px none;" src="http://harrymahardhika.com/wordpress/images/FacebookStatusUpdateviaTwitterdanPlurk_10D18/twitter03_thumb.png" border="0" alt="twitter03" width="524" height="409" /></p>
<p><strong>4. Install Twitter on Facebook</strong></p>
<p><img style="border: 0px none;" src="http://harrymahardhika.com/wordpress/images/FacebookStatusUpdateviaTwitterdanPlurk_10D18/twitter04_thumb.png" border="0" alt="twitter04" width="524" height="411" /></p>
<p><strong>5. Allow access di Facebook</strong></p>
<p>Pada tahap ini, seperti Facebook Apps lainnya akan diminta untuk memberikan otorisasi pada aplikasi yang akan diinstall.</p>
<p><strong>6. Setting Facebook App</strong></p>
<p>Pada halaman aplikasi, pastikan Anda memilih opsi <strong>&#8220;Allow Twitter to update my Facebook status&#8221;</strong>.</p>
<p>Voila! Twitter bisa langsung digunakan untuk mengupdate status Facebook Anda.</p>
<h3>Update via Plurk</h3>
<p><strong>1. Pastikan Anda login dulu di account Plurk dan Facebook agar proses berikutnya lebih mudah.</strong></p>
<p><strong>2. Click menu &#8220;My Account&#8221;</strong></p>
<p><img style="border: 0px none;" src="http://harrymahardhika.com/wordpress/images/FacebookStatusUpdateviaTwitterdanPlurk_10D18/plurk01_thumb.png" border="0" alt="plurk01" width="524" height="245" /></p>
<p>Click pada tab <strong>Facebook</strong> untuk menampilkan menu integrasi ke Facebook.</p>
<p><strong>3. Grant access ke Plurk</strong></p>
<p>Buka link &#8220;Grant offline access to Plurk&#8221; dan &#8220;Grant Plurk ability to update Facebook status&#8221; masing-masing pada jendela baru (new tab). Setelah itu akan muncul Facebook notification seperti pada gambar di bawah ini. Jika notification ini tidak muncul, click lagi link tersebut di masing-masing jendela baru tadi.</p>
<p><img style="border: 0px none;" src="http://harrymahardhika.com/wordpress/images/FacebookStatusUpdateviaTwitterdanPlurk_10D18/plurk02_thumb.png" border="0" alt="plurk02" width="300" /></p>
<p><img style="border: 0px none;" src="http://harrymahardhika.com/wordpress/images/FacebookStatusUpdateviaTwitterdanPlurk_10D18/plurk03_thumb.png" border="0" alt="plurk03" width="300" /></p>
<p>Click pada opsi <strong>Allow Offline Access</strong> dan <strong>Allow Status Update</strong> untuk memberikan otorisasi kepada Plurk.</p>
<p><strong>4. Finish</strong></p>
<p><img style="border: 0px none;" src="http://harrymahardhika.com/wordpress/images/FacebookStatusUpdateviaTwitterdanPlurk_10D18/plurk04_thumb.png" border="0" alt="plurk04" width="524" height="249" /></p>
<p>Horray! Dengan demikian Plurk telah terintegrasi dengan Facebook Anda.</p>
<p>Sebagai tambahan, status yang akan tampil di Facebook adalah original Plurk dan bukan response Plurk. Jika Anda tidak menginginkan status Plurk Anda tampil di Facebook, Anda dapat men-<em>tick </em>pilihan <strong>Don&#8217;t  post to Facebook </strong>atau dengan menambahkan <strong>!FB</strong> di awal status Plurk Anda.</p>
<p><img style="border: 0pt none;" src="http://harrymahardhika.com/wordpress/images/FacebookStatusUpdateviaTwitterdanPlurk_10D18/plurk05_thumb.png" border="0" alt="plurk05" width="524" height="151" /></p>
<p><strong>Happy Twittering, Plurking, and Facebooking!</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harrymahardhika.com/facebook-status-update-via-twitter-dan-plurk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Twitter-ing dari Inbox Gmail</title>
		<link>http://harrymahardhika.com/twitter-ing-dari-inbox-gmail/</link>
		<comments>http://harrymahardhika.com/twitter-ing-dari-inbox-gmail/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Dec 2008 13:31:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harrymahardhika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[gmail]]></category>
		<category><![CDATA[how to]]></category>
		<category><![CDATA[social]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harrymahardhika.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[Twitter tool yang satu ini adalah keluaran dari twittergadget.com yang memanfaatkan kemampuan Gmail untuk menampilkan gadget. Tool ini juga melibatkan fitur yang disediakan oleh Gmail Labs. Sangat simpel dan mudah diakses, jadi sambil buka email bisa langsung update status Twitter.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Twitter tool yang satu ini adalah keluaran dari <a title="twittergadget.com" href="http://www.twittergadget.com/">twittergadget.com</a> yang memanfaatkan kemampuan Gmail untuk menampilkan gadget. Tool ini juga melibatkan fitur yang disediakan oleh Gmail Labs. Sangat simpel dan mudah diakses, jadi sambil buka email bisa langsung update status Twitter.<span id="more-208"></span></p>
<h3>1. Click Icon &#8216;Labs&#8217;</h3>
<p><img style="border-top-width: 0px; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-right-width: 0px" src="http://harrymahardhika.com/wordpress/images/TwitterGadgetdiGMail_10C37/gmail_1.gif" border="0" alt="Click Icon 'Labs'" width="520" height="88" /></p>
<p>Untuk menampilkan TwitterGadget, pertama-tama login ke account  Gmail Anda, <em>*ya iya lah&#8230;*</em> kemudian click icon Labs untuk masuk ke <strong>Gmail Labs</strong>.</p>
<h3>2. Enable Gadget</h3>
<p><img style="border-top-width: 0px; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-right-width: 0px" src="http://harrymahardhika.com/wordpress/images/TwitterGadgetdiGMail_10C37/gmail_2.gif" border="0" alt="Enable Gadget" width="520" height="144" /></p>
<p>Kemudian scrol sampai bagian paling akhir, terdapat fitur &#8220;Add any gadget by URL&#8221;. Tick di pilihan <strong>Enable. </strong>Jangan lupa <strong>Save Changes</strong>.</p>
<h3>3. Gmail Settings</h3>
<p><img style="border-top-width: 0px; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-right-width: 0px" src="http://harrymahardhika.com/wordpress/images/TwitterGadgetdiGMail_10C37/gmail_3.gif" border="0" alt="Gmail Settings" width="520" height="150" /></p>
<p>Setelah itu masuk ke <strong>Settings </strong>(terletak di sebelah kanan icon Labs), pilih tab <strong>Gadgets</strong>.</p>
<h3>4. Masukkan URL TwitterGadget</h3>
<p><img style="border-top-width: 0px; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-right-width: 0px" src="http://harrymahardhika.com/wordpress/images/TwitterGadgetdiGMail_10C37/gmail_4.gif" border="0" alt="Masukkan URL TwitterGadget" width="520" height="172" /></p>
<p>Di tab <strong>Gadget </strong>masukkan URL TwitterGadget (<a href="http://www.twittergadget.com/gadget_gmail.xml">http://www.twittergadget.com/gadget_gmail.xml</a>) pada field <strong>Add a gadget by its URL </strong>kemudian click <strong>Add</strong>.</p>
<h3>5. Enjoy!</h3>
<p><img style="border-top-width: 0px; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-right-width: 0px" src="http://harrymahardhika.com/wordpress/images/TwitterGadgetdiGMail_10C37/gmail_5.gif" border="0" alt="Finish" width="520" height="239" /></p>
<p>Tunggu sampai tampilan detail dari TwitterGadget muncul, dengan demikian TwitterGadget telah terinstall di inbox Gmail Anda.</p>
<h3>Have Fun</h3>
<p><img style="border-top-width: 0px; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-right-width: 0px" src="http://harrymahardhika.com/wordpress/images/TwitterGadgetdiGMail_10C37/gmail06.png" border="0" alt="Twitter on Gmail" width="524" height="293" /></p>
<p>Untuk mulai menggunakan, masukkan detail login account Twitter dan refresh rate sesuai dengan keinginan Anda.</p>
<p>Fitur URL shortening dapat digunakan dengan <strong>memblok URL yang ingin dipendekkan kemudian click kanan tepat diatas URL tersebut</strong>. Tunggu beberapa saat, maka URL tersebut akan berubah mejadi Bit.ly URL.</p>
<p>Images Courtesy of <a title="twittergadget.com" href="http://www.twittergadget.com/">twittergadget.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harrymahardhika.com/twitter-ing-dari-inbox-gmail/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Twitter Tools</title>
		<link>http://harrymahardhika.com/twitter-tools/</link>
		<comments>http://harrymahardhika.com/twitter-tools/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2008 12:19:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harrymahardhika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[desktop app]]></category>
		<category><![CDATA[social]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harrymahardhika.com/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[Anda ingin Twittering dengan mudah tanpa harus melalui web Twitter.com? Ada beberapa aplikasi desktop dan browser add-on yang dapat membantu Anda. Pada tulisan ini saya ambilkan contoh: TweetDeck, TwitterFox dan Digsby.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anda ingin Twittering dengan mudah tanpa harus melalui web <a href="http://twitter.com/" target="_blank">Twitter.com</a>? Ada beberapa aplikasi desktop dan browser add-on yang dapat membantu Anda. Pada tulisan ini saya ambilkan contoh: TweetDeck, TwitterFox dan Digsby.<span id="more-195"></span></p>
<h3>TweetDeck</h3>
<p><img style="border-right: 0px; border-top: 0px; margin: 0px 10px 0px 0px; border-left: 0px; border-bottom: 0px" src="http://harrymahardhika.com/wordpress/wp-content/uploads/2008/11/deck.png" border="0" alt="TweetDeck" width="154" height="344" align="left" /> <a href="http://www.tweetdeck.com/beta/" target="_blank">TweetDeck</a> adalah aplikasi desktop berbasis AdobeAir, sebelum menginstall aplikasi ini Anda harus menginstall AdobeAir terlebih dahulu. Yang saya sukai dari TweetDeck ini adalah interface yang sangat menarik dan juga konsumsi memori yang sedikit sehingga tidak membebani komputer.</p>
<p>Untuk menjalankan aplikasi ini, Anda akan diminta untuk memasukkan detail account Twitter Anda sebagai insialisasi. Setelah itu Anda dapat langsung menggunakannya untuk Twittering.</p>
<p>TweetDeck ini juga menyediakan fitur untuk URL shortening (snipurl, bit.ly, tinyurl), untuk memendekkan URL yang sangat panjang dan juga dilengkapi dengan fitur TwitPic. Yang menarik, TweetDeck juga menyediakan interface untuk Twitter Search, sehingga Anda tidak perlu membukanya melalui browser untuk dapat mengakses fasilitas search dari Twitter. TweetDeck juga menyediakan pilihan view &#8211; single column view dan multi column view &#8211; untuk kemudahan memanfaatkan fitur replies, direct message maupun search.</p>
<h3>TwitterFox</h3>
<p><img style="border-right: 0px; border-top: 0px; margin: 0px 10px 0px 0px; border-left: 0px; border-bottom: 0px" src="http://harrymahardhika.com/wordpress/wp-content/uploads/2008/11/capture2.png" border="0" alt="TwitterFox" width="154" height="197" align="left" /> <a href="https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/5081" target="_blank">TwitterFox</a> adalah addons untuk Firefox. Setelah terinstall, untuk menggunakannya, klik-kanan pada icon twitter yang terletak di status bar, di sebelah kanan bawah dari browser Firefox anda. Kemudian pilih menu preference untuk memasukkan detail account twitter Anda sebagai inisialisasi.</p>
<p>Yang saya sukai dari TwitterFox ini adalah auto-link-insertion, yang secara otomatis memasukkan link pada URL pada halaman web yang sedang dibuka hanya dengan mengklik icon hyperlink. Jika URL yang dimasukkan panjang, maka secara otomatis TwitterFox akan melakukan URL shortening</p>
<h3>Digsby</h3>
<p><img style="border-right: 0px; border-top: 0px; margin: 0px 10px 0px 0px; border-left: 0px; border-bottom: 0px" src="http://harrymahardhika.com/wordpress/wp-content/uploads/2008/11/digsby.png" border="0" alt="Digsby" width="154" height="266" align="left" /> Digsby <a href="http://harrymahardhika.com/2008/09/13/digsby-im-email-social-networks/" target="_blank">adalah aplikasi desktop multifungsi</a> yang dapat digunakan sebagai Instant Messenger dan juga untuk mengakses email. Digsby juga mendukung untuk beberapa social networking service seperti Facebook, LinkedIn, MySpace dan tentu saja, Twitter.</p>
<p>Setelah aplikasi ini terinstall, masukkan detail account Twitter Anda melalui preferences &gt; accounts. Pilih juga opsi auto-login agar pada saat Digsby dijalankan Anda secara otomatis login ke account Twitter Anda.</p>
<p>Yang saya sukai dari Digsby ini adalah sistem yang terintegrasi. Satu aplikasi dapat digunakan untuk melakukan beberapa hal sekaligus, chatting, emailing, facebooking dan Twittering.</p>
<h3>Resource:</h3>
<ul>
<li><a href="http://www.tweetdeck.com/beta/">http://www.tweetdeck.com/beta/</a></li>
<li><a href="https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/5081">https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/5081</a></li>
<li><a href="http://www.adobe.com/products/air/">http://www.adobe.com/products/air/</a></li>
<li><a href="http://mashable.com/2008/05/24/14-more-twitter-tools/">http://mashable.com/2008/05/24/14-more-twitter-tools/</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harrymahardhika.com/twitter-tools/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- This Quick Cache file was built for (  harrymahardhika.com/tag/twitter/feed/ ) in 0.20814 seconds, on Jul 30th, 2010 at 9:20 pm UTC. -->
<!-- This Quick Cache file will automatically expire ( and be re-built automatically ) on Jul 30th, 2010 at 10:20 pm UTC -->