Post Tagged: social

Membatalkan ‘Friend Request’ di Facebook

Pernahkah Anda secara tidak sengaja melakukan friend request kepada seseorang yang belum Anda kenal sebelumnya di Facebook? Jika pernah, mau tidak mau Anda tentunya harus segera membatalkan friend request tersebut. Lalu bagaimana caranya? Continue Reading »

Facebook Vanity URL

Sabtu lalu, tepatnya pukul 11.01 WIB, pada tanggal 13 Juni 2009, Facebook Vanity URL diluncurkan. Saya sendiri sempat manthengin layar countdown di http://facebook.com/username. Hal ini hanya semata-mata untuk mengklaim username sesuai dengan yang diinginkan. :P Continue Reading »

Privacy Settings Yang Harus Diketahui Pengguna Facebook

Sehubungan dengan meningkatnya pengguna Facebook, semakin terkenal pula pamor Facebook di jagad maya. Profile para pengguna layanan Facebook juga semakin mudah ditemukan, semudah: 1. Buka Google.com, 2. Ketikkan nama seseorang, 3. Tekan Enter. Continue Reading »

Facebook Status Update via Twitter dan Plurk

Bagi sebagian besar pengguna Facebook status digunakan sebagai salah satu cara untuk menggambarkan apa yang sedang dilakukan, menggambarkan suasana hati dan semacamnya. Tentu saja tidak ada salahnya karena memang namanya “Status” yang formatnya [Your Name] is [bla bla bla] (misal: Harry is Facebooking). Continue Reading »

Twitter-ing dari Inbox Gmail

Twitter tool yang satu ini adalah keluaran dari twittergadget.com yang memanfaatkan kemampuan Gmail untuk menampilkan gadget. Tool ini juga melibatkan fitur yang disediakan oleh Gmail Labs. Sangat simpel dan mudah diakses, jadi sambil buka email bisa langsung update status Twitter. Continue Reading »

Twitter Tools

Anda ingin Twittering dengan mudah tanpa harus melalui web Twitter.com? Ada beberapa aplikasi desktop dan browser add-on yang dapat membantu Anda. Pada tulisan ini saya ambilkan contoh: TweetDeck, TwitterFox dan Digsby. Continue Reading »

Digsby: IM + Email + Social Networks

Pada awalnya saya tertarik dengan multi-messenger karena bisa dipakai untuk beberapa account sekaligus. Sebelumnya saya menggunakan Pidgin, yang merupakan pengembangan dari GAIM. Mengapa Pidgin? Jawabannya sangat sederhana, bisa dipakai untuk banyak account dan tidak ada iklannya – karena saya merasa terganggu dengan iklan dengan gambar yang bergerak-gerak itu, ditambah dengan plugin-plugin yang menurut saya kurang bermanfaat. Tidak bermaksud hipokrit, saya masih tetap suka menggunakan aplikasi berlogo “Y!” itu karena ada plugin yang menurut saya sangat lucu untuk mengerjai teman chat, seperti SweetIM. Continue Reading »